Diajukan sebagai rancangan penelitian skripsi pada bidang Sistem Informasi dengan fokus pada implementasi aplikasi Laravel, integrasi data operasional, dan optimasi distribusi layanan publik.
| Nama Mahasiswa | [Nama Mahasiswa] |
| NIM | [Nomor Induk Mahasiswa] |
| Program Studi | [Program Studi Sistem Informasi] |
| Fakultas | [Fakultas] |
| Universitas | [Nama Universitas] |
| Dosen Pembimbing I | [Nama Pembimbing I, Gelar] |
| Dosen Pembimbing II | [Nama Pembimbing II, Gelar] |
| Tahun Akademik | 2025/2026 |
Proposal ini membahas implementasi sistem informasi distribusi pangan berbasis Laravel pada lingkungan operasional SPPG Hinai. Fokus penelitian diarahkan pada alur sistem dari impor data Excel awal, pembentukan master data sekolah dan menu harian, generate rute VRPTW, visualisasi peta rute, pelacakan status pengiriman pengemudi, hingga analisis performa sistem informasi distribusi.
| Judul Penelitian | Implementasi Sistem Informasi Distribusi Pangan Berbasis Laravel dengan Optimasi Vehicle Routing Problem with Time Windows pada SPPG Hinai |
| Bidang Kajian | Sistem Informasi, web application engineering, dan decision support system logistik |
| Lokasi Penelitian | SPPG Langkat Hinai Baru Pasar VIII, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat |
| Objek Penelitian | Aplikasi Laravel distribusi pangan, modul impor Excel, master sekolah, master menu harian, modul rute, portal driver, dan laporan efisiensi |
| Sumber Data Awal | Workbook menu harian, workbook penerima manfaat, data relawan, master sekolah, dan master depot |
| Metode Utama | Implementasi sistem Laravel dengan engine VRPTW multi-heuristik dan pembanding baseline manual |
Penelitian ini bertujuan menganalisis, mendokumentasikan, dan mengevaluasi implementasi sistem informasi distribusi pangan berbasis Laravel pada SPPG Hinai yang mengintegrasikan data awal Excel ke dalam modul operasional berbasis basis data. Sistem yang dikaji mencakup fitur impor data penerima manfaat dan menu harian, pengelolaan master sekolah dan klaster, pembangkitan rute pengiriman berbasis Vehicle Routing Problem with Time Windows (VRPTW), visualisasi peta rute, laporan efisiensi, portal pengemudi, antarmuka pemrograman aplikasi untuk pembaruan status pengiriman, serta broadcast perubahan node distribusi secara waktu nyata. Data awal berasal dari workbook operasional, namun objek utama penelitian adalah aplikasi Laravel yang mentransformasikan data tersebut menjadi alur distribusi digital yang terintegrasi. Dataset menghasilkan 33 node distribusi aktif, 13 sekolah tujuan, total demand 1.578 porsi, dan nilai distribusi Rp 14.154.000. Hasil implementasi awal menunjukkan bahwa strategi greedy_vrptw yang diintegrasikan ke dalam sistem mampu menurunkan total jarak sebesar 17,77%, menurunkan total waktu distribusi sebesar 0,49%, serta mempertahankan on-time rate sebesar 100%. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi pada penguatan implementasi sistem informasi distribusi pangan yang terotomasi, terukur, dan layak digunakan pada operasi harian.
Kata kunci: Laravel, sistem informasi distribusi, VRPTW, distribusi pangan, optimasi rute, sistem pendukung keputusan.
Distribusi pangan sekolah menuntut pengelolaan yang simultan antara permintaan, kapasitas kendaraan, batas waktu penerimaan, dan kesiapan sumber daya operasional. Dalam praktik lapangan, data operasional awal memang kerap tersedia dalam format Excel. Akan tetapi, proses lanjutan seperti validasi data, penjadwalan rute, pemantauan pengiriman, dan pelaporan efisiensi memerlukan sistem aplikasi yang terintegrasi. Tanpa sistem demikian, keputusan distribusi cenderung bergantung pada urutan administrasi manual sehingga berpotensi menghasilkan lintasan berlebih, perjalanan ulang ke depot, serta keterbatasan dalam pemantauan status pengiriman secara waktu nyata.
Aplikasi Laravel pada penelitian ini menjadi pusat implementasi proses bisnis tersebut. Excel tidak diposisikan sebagai sistem utama, melainkan sebagai sumber data awal yang diimpor ke dalam modul distribusi, menu harian, dan master sekolah. Selanjutnya, sistem menjalankan optimasi Vehicle Routing Problem with Time Windows (VRPTW), memproses jadwal melalui job queue, menyediakan peta rute, membuka portal pengemudi, dan mengirim pembaruan status melalui API serta event broadcast. Oleh karena itu, penelitian ini diarahkan bukan semata-mata untuk membangun model optimasi, tetapi untuk mengkaji implementasi sistem informasi Laravel yang telah merealisasikan model tersebut dalam proses operasional nyata.
Memberikan bukti empiris bahwa implementasi aplikasi Laravel dapat menjadi objek kajian sistem informasi yang sah untuk meneliti integrasi data, logika bisnis, dan optimasi logistik.
Memberi dasar perbaikan langsung pada aplikasi Laravel SPPG untuk mengurangi jarak tempuh, perjalanan ulang, dan meningkatkan keterlacakan distribusi.
VRPTW adalah pengembangan dari vehicle routing problem yang menambahkan batasan jendela waktu pada setiap titik layanan. Model ini relevan untuk layanan distribusi pangan sekolah karena penerima memiliki jam buka dan jam tutup yang harus dipatuhi. Dalam penelitian ini, model tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan diimplementasikan di dalam aplikasi Laravel melalui service optimasi, route scheduling service, background job, dan modul pelaporan distribusi.
| Aspek | Temuan Literatur | Celah yang Masih Ada | Posisi Penelitian Ini |
|---|---|---|---|
| Sumber data | Banyak studi memakai benchmark sintetis atau dataset logistik generik. | Belum banyak yang mengangkat workbook operasional sekolah sebagai data primer yang terhubung ke aplikasi. | Menggunakan data Excel distribusi nyata sebagai sumber awal yang diimpor ke Laravel. |
| Konteks layanan | Riset dominan pada logistik komersial, e-commerce, atau cold chain. | Distribusi pangan sekolah publik masih jarang dikaji secara sistematis. | Fokus pada layanan publik pendidikan dan ketepatan waktu penerimaan. |
| Integrasi sistem informasi | Studi VRPTW sering berhenti pada model optimasi. | Implementasi pada web application dan workflow operasional masih jarang dibahas rinci. | Menghubungkan hasil optimasi ke dashboard Laravel, validasi data, workflow dispatch, portal driver, dan broadcast event. |
| Kualitas data | Sebagian besar literatur mengasumsikan data spasial bersih. | Masalah koordinat outlier dan subtotal Excel jarang dibahas. | Memasukkan tahap data cleaning sebagai bagian eksplisit penelitian. |
| Lapisan Sistem | Komponen Laravel | Fungsi Implementatif |
|---|---|---|
| Input data | DistribusiController, DistribusiService, MasterPenerimaImport, MenuHarianImport | Mengimpor data awal Excel ke basis data aplikasi dan menjaga konsistensi struktur data. |
| Master data | Model Sekolah, KlasterPenerima, MenuHarian, LokasiSppg | Menyimpan data sekolah, klaster, menu, dan lokasi distribusi secara terpusat. |
| Optimasi rute | RouteOptimizationController, RouteScheduleService, CalculateRouteJob, VrptwOptimizationService | Menghasilkan dan menjadwalkan rute pengiriman berbasis VRPTW. |
| Eksekusi lapangan | DriverPortalController, DriverRouteController API | Menampilkan rute ke pengemudi dan memperbarui status pengiriman. |
| Monitoring | DashboardController, laporan efisiensi, RouteNodeUpdated event | Memantau statistik distribusi, status node, dan performa layanan. |
| Fitur | Implementasi | Kontribusi terhadap Penelitian |
|---|---|---|
| Impor PM | Import class membaca sekolah, klaster, jumlah individu, dan pagu harga | Menunjukkan bahwa data awal Excel dapat diintegrasikan ke sistem tanpa entri manual penuh. |
| Impor menu harian | MenuHarianImport membentuk tanggal operasional, lokasi SPPG, komposisi menu, dan rekap porsi | Memastikan data konsumsi dan beban distribusi masuk ke basis data aplikasi. |
| Generate rute | RouteScheduleService dan CalculateRouteJob membangkitkan rute pengiriman harian | Menjadi bukti implementasi engine VRPTW pada aplikasi Laravel. |
| Peta rute | RouteOptimizationController menyajikan visualisasi titik kunjungan dan ETA | Memperlihatkan hasil optimasi dalam bentuk yang operasional dan mudah dipahami. |
| Portal driver | Pengemudi mengakses rute dan memperbarui status node melalui API | Menunjukkan integrasi antara hasil optimasi dan eksekusi lapangan. |
| Laporan efisiensi | Sistem menghitung total jarak dan on-time rate per periode | Menjadi dasar evaluasi kinerja sistem dan pengujian penelitian. |
| Lapisan | Komponen | Tanggung Jawab |
|---|---|---|
| Controller | DistribusiController, RouteOptimizationController, DriverRouteController | Menerima permintaan pengguna, memvalidasi input, dan mengarahkan proses bisnis. |
| Service | DistribusiService, RouteScheduleService, VrptwOptimizationService | Menjalankan logika bisnis impor, penjadwalan rute, dan optimasi perjalanan. |
| Job/Event | CalculateRouteJob, RouteNodeUpdated | Menangani proses asinkron dan distribusi pembaruan status secara waktu nyata. |
| Model | Sekolah, KlasterPenerima, MenuHarian, RutePengiriman, DetailRutePengiriman | Mewakili data inti yang diproses dan disimpan oleh aplikasi. |
| Komponen | Variabel/Representasi | Peran dalam Penelitian |
|---|---|---|
| Data distribusi | Node sekolah-klaster, demand, biaya | Input utama model VRPTW |
| Data pelanggan | 13 sekolah tujuan | Objek layanan distribusi |
| Data titik pengiriman | Koordinat sekolah dan depot | Membentuk perhitungan jarak |
| Data operasional | Relawan, armada, time window | Konteks implementasi sistem |
| Kinerja sistem | Jarak, waktu, reload, on-time | Indikator evaluasi |
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif-terapan dengan orientasi implementasi sistem. Data awal diekstraksi dari workbook operasional, diimpor ke aplikasi Laravel, dipadankan dengan master sistem, lalu diproses menjadi alur distribusi digital pada dua skenario: baseline manual dan optimasi VRPTW multi-heuristik.
| Sumber | Isi | Fungsi Analitis |
|---|---|---|
| Workbook PM | Nama sekolah, klaster, jumlah individu, pagu harga, total anggaran | Menjadi data awal impor master sekolah dan klaster ke Laravel |
| Workbook menu harian | Tanggal operasional, hari, lokasi SPPG, komposisi menu, rekap porsi | Menjadi data awal impor menu harian dan RAB ke Laravel |
| Database aplikasi Laravel | Sekolah, klaster, menu harian, lokasi SPPG, kendaraan, rute, detail rute | Menjadi sumber data utama sistem setelah impor dilakukan |
| Modul operasional Laravel | Controller, service, job queue, event broadcast, API driver | Menjadi objek implementasi yang dianalisis |
| Variabel | Jenis | Indikator |
|---|---|---|
| Efisiensi distribusi | Dependen | Total jarak, total waktu, reload |
| Implementasi sistem Laravel | Independen | Modul impor, master data, optimasi rute, monitoring, dan API operasional |
| Optimasi rute | Independen | Heuristik VRPTW terpilih |
| Kepatuhan waktu | Dependen | On-time rate, late stop |
| Kualitas data spasial | Kontrol | Jumlah koreksi outlier |
Sistem yang diteliti dibangun dengan framework Laravel dan diorganisasi dalam pola controller-service-model. DistribusiController menangani impor file Excel dan pengelolaan data distribusi, RouteOptimizationController menangani generate rute, visualisasi peta, recalculate ETA, serta laporan efisiensi, sedangkan DriverRouteController menyediakan API untuk pembaruan status pengiriman di lapangan. RouteScheduleService menjadwalkan pembentukan rute, CalculateRouteJob menjalankan proses asinkron, dan RouteNodeUpdated melakukan broadcast perubahan status node agar sistem siap untuk monitoring real-time. Dengan demikian, fokus penelitian berada pada implementasi aplikasi, bukan sekadar simulasi terpisah.
| Objek Uji | Metode Pengujian | Indikator | Kriteria Keberhasilan |
|---|---|---|---|
| Impor data Excel | Verifikasi proses import class dan service Laravel | Konsistensi field, keberhasilan simpan ke database, idempotensi updateOrCreate | Data PM dan menu harian terbaca dan tersimpan tanpa duplikasi kritis |
| Matching sekolah | Pencocokan nama dan struktur master pada database | Jumlah node yang berhasil dipetakan | Seluruh node aktif memiliki referensi sekolah yang valid |
| Validasi spasial | Deteksi dan koreksi outlier | Jumlah node terkoreksi dan radius operasional | Koordinat ekstrem dapat dinormalisasi ke area layanan masuk akal |
| Generate rute | Eksekusi RouteScheduleService dan CalculateRouteJob | Status processing/completed, detail rute terbentuk, ETA terisi | Rute berhasil dibuat dan tersimpan ke tabel rute |
| Eksekusi operasional | Uji portal driver, API status, dan broadcast event | Transisi status, waktu aktual tiba, notifikasi node berikutnya | Status pengiriman bergerak sesuai state machine sistem |
| Evaluasi efisiensi | Perbandingan baseline dan optimasi | Late stop, total distance, total time, reload, on-time rate | Strategi terbaik dipilih secara objektif dan reproducible |
Analisis dilakukan secara deskriptif-komparatif dengan orientasi implementasi sistem. Pertama, alur modul Laravel dijelaskan dari sisi input, pemrosesan, penyimpanan, dan output informasi. Kedua, performa baseline dan optimasi dibandingkan berdasarkan total jarak, travel time, waiting time, reload, completion time, dan on-time rate. Ketiga, hasil numerik diinterpretasikan secara substantif untuk menjelaskan bagaimana aplikasi Laravel berfungsi sebagai sistem pendukung keputusan distribusi pangan.
| Indikator | Baseline | Optimasi | Interpretasi |
|---|---|---|---|
| Total jarak | 123,55 km | 101,59 km | Turun 17,77%; menunjukkan efisiensi spasial meningkat. |
| Total waktu distribusi | 613 menit | 610 menit | Turun 0,49%; efisiensi waktu meningkat secara terbatas. |
| Waktu perjalanan | 184 menit | 152 menit | Turun 32 menit; lintasan lebih ringkas. |
| Waktu tunggu | 165 menit | 194 menit | Naik karena optimasi menjaga kepatuhan pada time window. |
| Reload | 15 kali | 12 kali | Turun 3 kali; depot return lebih efisien. |
| On-time rate | 100% | 100% | Tetap optimal; mutu layanan dipertahankan. |
Dataset cukup kaya untuk penelitian karena memuat demand, identitas sekolah, koordinat, dan konteks operasional harian.
VRPTW relevan karena masalah nyata memuat keterbatasan waktu, kapasitas, dan multi-trip armada.
Hasil simulasi awal sudah menunjukkan ada ruang perbaikan nyata yang dapat diangkat sebagai temuan skripsi.
Reduksi jarak sebesar 21,96 km memperlihatkan bahwa implementasi engine optimasi pada aplikasi Laravel berhasil mengurangi redundansi lintasan, terutama pada perjalanan antarsekolah yang sebelumnya ditempuh berdasarkan urutan administratif. Dari sudut pandang manajemen operasi, capaian ini penting karena efisiensi jarak berhubungan langsung dengan pemakaian bahan bakar, beban kerja armada, dan risiko keterlambatan berantai. Dari sudut pandang sistem informasi, hasil ini menunjukkan bahwa modul optimasi pada aplikasi benar-benar menghasilkan keluaran keputusan yang lebih baik daripada pengaturan manual.
Penurunan waktu total sebesar 3 menit memang tampak kecil, tetapi hasil ini harus dibaca bersama peningkatan waiting time dari 165 menjadi 194 menit. Artinya, aplikasi tidak sekadar mencari rute tercepat, melainkan menjaga kepatuhan terhadap jendela waktu sekolah dengan lebih disiplin. Dalam konteks implementasi Laravel, hal ini berarti keputusan yang dihasilkan service optimasi tetap tunduk pada constraint bisnis yang ada di data master sekolah. Oleh sebab itu, keberhasilan penelitian perlu ditempatkan bukan semata pada makespan, melainkan pada kombinasi antara efisiensi jarak, stabilitas layanan, kepatuhan operasional, dan keterlacakan proses distribusi di dalam sistem.
Hasil simulasi awal menunjukkan bahwa penelitian layak dilanjutkan karena menghasilkan pembuktian kuantitatif atas manfaat optimasi, sekaligus menyisakan ruang penelitian lanjutan pada pengurangan waiting time dan sinkronisasi dispatch dengan kesiapan produksi.
| Kegiatan | Bulan 1 | Bulan 2 | Bulan 3 | Bulan 4 | Bulan 5 | Bulan 6 |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Studi pustaka dan perumusan masalah | ■■■ | ■■ | ||||
| Pengumpulan dan ekstraksi data | ■■ | ■■■ | ■ | |||
| Pra-pemrosesan dan validasi spasial | ■■ | ■■■ | ||||
| Pengembangan model baseline dan optimasi | ■■ | ■■■ | ||||
| Analisis hasil dan pembahasan | ■■ | ■■■ | ||||
| Penulisan skripsi dan revisi | ■■ | ■■■ |
Proposal ini menunjukkan bahwa implementasi sistem informasi distribusi pangan berbasis Laravel dengan engine VRPTW memiliki landasan teoritis yang kuat, dukungan data operasional riil, serta manfaat praktis yang jelas bagi pengembangan sistem informasi. Dengan modul sistem yang sudah berjalan dari impor data, generate rute, visualisasi peta, API driver, hingga laporan efisiensi, penelitian ini layak dilanjutkan sebagai skripsi yang berfokus pada evaluasi implementasi sistem, bukan hanya simulasi model.
Seluruh referensi disajikan menggunakan gaya IEEE dan dipilih dari publikasi ilmiah 2021-2024 yang relevan dengan VRPTW, heterogeneous fleet, multi-trip routing, dan distribusi pangan agar fondasi teoritis proposal tetap mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan.